ketika sudah nyaman bekerja

7 Hal yang Dirasa Ketika Sudah Nyaman Bekerja

ketika sudah nyaman bekerja
ketika sudah nyaman bekerja

Menurut Info Tips & Trik Vlog Terbaru punya kegiatan yang cukup menjanjikan secara pelajaran atupun karir salah satu tuah yang tak terbantahkan lagi untukmu. Apalagi anda sendiri mendapat kegiatan ini dengan posisi masih terdaftar sebagai mahasiswa. Ada rasa bangga di hati jelas tak butuh ditanya lagi. Mengingat menggali pekerjaan di zaman sekarang tersebut sulitnya bukan main. Ijazah sarjana saja belum pasti jadi garansi untuk cepat bisa kerja.

Tapi di balik kenyamannya bekerja dan punya penghasilan, ada pun rasa beda yang datang dari kedudukan mahasiswamu. Ragam rasa yang kira-kira laksana yang diuraikan di bawah ini. Karena memang bekerja ketika masih terjebak kuliah tersebut ada seninya. Seni yang sebetulnya buat hidupmu juga jadi lebih berwarna.

1. Kadang anda punya pikiran, udah punya kerjaan dan pendapatan ini, kuliah hal nanti-nanti saja lah
Sebenarnya anda tak sedang menggampangkan kuliah yang telah tinggal skripsi saja. Justru kuliah tersebut beban yang sangat berat buatmu sekarang. Sementara kegiatan jadi musuh sangat menyebalkan guna kuliahmu sendiri. Bagaimana tak menyebalkan bila seringnya buatmu berpikir, “Ah, santai lah kuliah, orang aku pun udah punya kerjaan dan penghasilan.” Dengan kata lain, bikin apa ngoyo ngerjain skripsi bila nggak menghasilkan uang, mending kerja jelas biarpun pusing bikin kantongmu tebal.

2. “Kuliahnya diselesaiin biar jabatannya dapat naik,” di antara nasehat yang kadang buat semangat namun kadang buatmu bosan
Bukan hanya orangtua saja yang menasehatimu guna segera menuntaskan kuliah dengan iming-iming jabatan atau peluang kerja yang lebih banyak di depanmu. Tapi kadang saudara bahkan teman-temanmu sendiri pernah mengatakan urusan tersebut ke kamu. Sampai kadang kamu jenuh sendiri mendengarkannya. Tapi sesekali nasehat tersebut jadi motivasi untuk segera menuntaskan skripsi yang entah telah berapa bulan tak dirimu sentuh. Namanya pun hidup, adakalanya ya mesti serba salah.

3. Kamu dapat berbangga diri tiap ada rekan yang bilang, “Enak ya kamu, biayain kuliah sendiri, nanti lulus udah nggak bingung cari kerja lagi.”
Saat teman-temanmu yang beda masih menantikan kiriman duit bulanan dari orangtua, anda sendiri sudah dapat memenuhi keperluan sehari-hari bahkan menunaikan uang kuliah dari jeri payah sendiri. Jadi lumrah saja bila ada orang beda tau temanmu yang berkomentar alangkah enaknya jadi kamu. Bayar kuliah dan duit jajan pakai duit sendiri, nanti bila sudah lulus pastinya anda tak butuh pusing menggali kerja laksana teman-temanmu ini. Setidaknya kegiatan ini jadi garansi sampai ada kegiatan yang lebih baik sebagai sarjana.

4. Tiap menyaksikan teman yang telah lulus lama namun belum bisa kerja, terselip rasa syukurmu yang tak terkira
Ada kalanya anda merasa paling bersyukur ketika udah mendapat kegiatan di waktu masih jadi mahasiswa. Biarpun menjalankan dua-duanya tak pernah mudah, tapi tersebut tetap lebih baik ketimbang teman-temanmu yang belum beruntung di luar sana. Teman-temanmu yang telah lama lulus, namun belum pun mendapatkan kegiatan selayaknya dirimu sekarang.

5. Saat temanmu galau skripsinya direvisi, kamu malah berkata, “Ah, biasa!” sebab memang telah khatam menghadapi revisi kerjaan dari klien
Kamu dapat bersikap biasa saja ketika temanmu curhat kegalauannya mengenai revisi, sebab memang dirimu sudah menikmati sendiri lingkungan kerja yang lebih keras dari bangku kuliah. Kalau inginkan sombong, yang namanya revisi-revisian sih anda sudah khatam merasakannya. Kamu sendiri mengganggap revisi skripsi dari dosen tersebut belum terdapat apa-apanya, bila dikomparasikan dengan tuntutan klien yang kadang di luar logika.

6. Rasa iri kadang pun menyelimuti, ketika teman-teman dapat nongkrong cantik, anda masih mesti berjibaku dengan deadline pekerjaan
Tapi namanya pun manusia, terdapat kalanya anda merasa iri dengan teman-temanmu yang masih dapat bersantai di akhir pekan. Mereka masih dapat ngopi seraya ngumpul seru bersama teman-temannya yang lain. Sementara anda punya tanggung jawab kegiatan yang tak dapat ditinggal seenaknya. Jadilah akhir pekanmu lebih tidak jarang tersita dengan kegiatan dan pekerjaan.

7. Lingkaran pertemananmu semakin hari semakin luas sekali. Dari sekadar rekan kuliah, teman kerja hingga klien yang datang silih berganti
Kalau teman-teman kuliahmu ruang lingkup pergaulannya sekedar orang-orang yang satu ruang belajar atau satu fakultas, sedangkan anda jelas lebih luas. Dunia kerja membuatmu lebih tidak jarang bertemu dengan orang-orang baru dengan karakter yang pastinya pelbagai sekali. Setidaknya lingkungan kerja buatmu juga tahu bagaimana mengetahui karakter seseorang.

Senang, bangga sampai iri tentu jadi aneka rasa yang lekat buatmu. Tapi yang jelas, anda tetap mesti semangat menuntaskan kuliahmu, sebelum maju ke jenjang karir yang lebih baik lagi. Toh kuliah ataupun bekerja punya kebajikan yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *